Assalamu'alaikum wr.wb
Ba'da salam, marilah kita senantiasa panjatkan puji sykur kehadirat Allah s.w.t yang telah melimpahkan rahmad dan hidayah-Nya kepada kita semua. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjunga Nabi besar Muhammad s.a.w, keluarga, sahabat, tabi'it tabi'in dan para pengikutnya yang istiqomah.
Bapak/ibu/saudara sekalian, pada kesempatan ini saya mencoba menerangkan tentang makna syahadat. Dalam pembahasannya nanti akan saya uraikan tentang;(1) Pentingnya syahadat dalam kehidupan muslim; (2) Bahwa syahadat merupakan gerbang pertama seseorang untuk masuk agama islam; (3) Bahwa dua kalimat syahadat adalah inti sari dari ajaran islam; (4) Bahwa syahadat merupakan konsep dasar reformasi total dalam kehidupan ummat.
Mari kita simak uraian berikut dengan seksama, baca dengan hati bersih, pikiran jernih maka anda akan mudah dalam memahami isi dari materi ini.
Bahwa pentingnya syahadatain sudah dijelaskan Allah s.w.t dalam (QS.2:143):
"Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) 'Umat pertengahan' agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu..."
Dari ayat di atas sudah jelas bahwa syahadat yang kita ucapkan sangat penting bagi kita dan bagi Rasul. Hal demikian dimaksudkan agar Allah mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang tidak mengikuti Rasul. Ajaran yang diturunkan Allah kepada Rasul adalah agama Islam. Ibarat sebuah bangunan, syahadat adalah pintu masuk ke dalam islam. Dan firman Allah (QS. 7 : 172)
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang)anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), 'Bukankan Aku ini Tuhanmu?' maka mereka menjawab, 'Betul' (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat nanti tidak mengatakan 'Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini.'
Dalam ayat lain Allah berfirman:
"Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu."
Ayat diatas sudah cukup jelas bahwa manusia wajib mengakui bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah. Maka dari itu jika ada manusia yang menyembah selain Allah disebut musyrik. Jika kita tidak segera kembali ke jalan Allah maka kita akan terjerumus ke dalam api neraka. Maka dari itu segeralah bertaubat dan mohon ampun kepada Allah s.w.t.
Syahadat sebagai inti ajaran Islam. Inti sari adalah isi pokok dari sesuatu, jadi inti sari ajaran Islam berarti isi pokok dari ajaran Islam. Lalu apa isi pokok ajaran Islam? Mari kita lihat firman Allah dalam (QS.21:25)
"Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku."
Bapak/Ibu/Saudara sekalian, sekali lagi ayat di atas menerangkan bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah. Hal ini menjunjukkkan sebuah kemantapan hati untuk mengakui ke-Esa-an Allah. Makna lain bisa disebutkan sebuah ketauhidan. Kemantapan kita dalam beribadah kepada Allah, bahwa dunia yang diciptakan ini, bumi ini, matahari, bintang-bintang, bulan, dan lain-lain adalah Allah yang menciptakan. Dia-lah yang berhak kita sembah, kita mohon pertolongan, kita puji, Dia-lah yang berhak kita cintai.
Selanjutnya mari kita lihat firman Allah dalam (QS.45:18)
"Kemudian Kami jadikan engkau (Muhammad) mengikuti syariat itu) dan janganlah engkau ikuti keinginan orang-orang yang tidak mengetahui"
Ayat di atas menjelaskan kepada kita agar mengikuti apa yang telah disyariatkan Allah yang telah diwahyukan kepada Rasul dan jangan mengikuti keinginan orang-orang yang tidak mengetahui sesuatu.
Selanjutnya akan kita jelaskan tentang konsep dasar reformasi total. Untuk merubah, mengganti pola pikir, sikap, dan perilaku memang tidak mudah. Perubahan yang diharapkan adalah perubahan dari kejahiliyahan menuju jalan lurus dan cahaya terang dari Allah s.w.t
Mengapa perlu ada reformasi? hal ini karena manusia telah banyak melakukan kesyirikan karena kebodohan mereka. Untuk bisa merubahnya, kita yang sudah diberi rahmad dan hidayah oleh Allah wajib mempelopori perubahan tersebut. Kita harus berusaha merubahnya. Seperti firman Allah (QS.13:11)
"...Sesunggunya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri...."
Bapak/Ibu/saudara sekalian, semua sudah jelas bahwa apabila kita menginginkan sebuah perubahan maka kita sendiri yang harus berusaha merubahnya, soal hasil Allah yang akan menentukan. Contoh: Kita ingin ada perubahan dalam keuangan kita, maka kita harus bekerja keras untuk memperoleh uang. Karena uang tidak serta merta jatuh dari langit begitu saja; untuk merubah keimanan suatu kaum/golongan/kelompok kita harus sedikit demi sedikit memberi penjelasan, memberi perubahan pola pikir, dan keyakinan bahwa Allah yang berhak kita sembah. Bukan batu, pohon besar, atau yang lainnya.
Selanjutnya setelah Rasul menerima wahyu dari Allah kemudian diwajibkan untuk menyampaikannya (berda'wah) kepada masyarakat jahilliyah. Bahwa Allah itu satu, Allah tempat meminta segala sesuatu, Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan; dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia. (QS. Al-Ikhlas:1-4).
Demikian sedikit artikel tentang makna syahadat. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Menjadi pencerahan bagi kita dan dapat menambah iman dan taqwa kepada Allah s.w.t amin.
Apabila ada salah itu semua dari kebodohan saya sendiri dan apabila ada benarnya itu semua dari Allah s.w.t
Jazakumullah Khoiron Katsiron
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Sumber:
1. Al-Qur'anul Karim, Terjemah Depag RI
2. Materi Tarbiyah.Ummu Yasmin.Media Insani Press.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar