Berikut ini adalah kajian seputar i’tikaf. Kajian ini meliputi definisi i’tikaf, dalil-dalilnya, kedudukan hukumnya, waktu memulai dan mengakhiri i’tikaf, hal-hal yang disunnahkan pada saat i’tikaf, serta hal-hal yang dibolehkan pada saat i’tikaf.
MA’NAHU (Definisinya):
1. Secara bahasa (LUGHATAN): I’tikaf berasal dari kata ‘AKAFA-YA’KIFU-‘UKUFAN (tetap pada sesuatu).
2. Secara syari’at (SYAR’AN): I’tikaf yaitu menetap di masjid & tinggal di dalamnya dengan niat mendekatkan diri kepada ALLAH SWT (LUZUUMUL MASJID WAL IQAAMATU FIIHI BINIYYATIT TAQARRUBI ILALLAAHI ‘AZZA WA JALLA)
MASYRU’IYYATUHU (Dalil disyariatkannya):
1. Al-Qur’an surat Al-Baqarah 2 ayat 187: “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma’af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.”
2. As-Sunnah: Dari Aisyah ra: “Adalah nabi SAW melakukan i’tikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan sampai beliau diwafatkan ALLAH SWT, lalu hal tersebut dilanjutkan oleh para istri beliau SAW setelah wafatnya.” (HR Bukhari, Fathul Bari’, Kitab I’tikaf, bab I’tikaf pada 10 hari terakhir & i’tikaf di masjid-masjid, hadits no. 2026)
3. Ijma’: Telah sepakat seluruh ummat atas disyariatkannya i’tikaf (AJMA’ATIL UMMATU ‘ALA MASYRU’IYYATIL I’TIKAF).
HUKMUHU (Kedudukan Hukumnya) :
1. WAJIB: Jika merupakan NADZAR, baik nadzar tersebut MUTHLAQ (tanpa syarat) maupun MASYRUTH (dengan syarat, misalnya jika saya dimudahkan urusan maka saya niat i’tikaf), berdasarkan hadits Ibnu Umar ra: “Umar bernadzar akan i‘tikaf pada zaman jahiliyyah di masjidil Haram. Maka Nabi SAW bersabda kepadanya: Penuhilah nadzarmu!” (HR Bukhari, Fathul Bari’, Kitab I’tikaf, bab Apabila seorang bernadzar untuk i’tikaf di masa Jahiliyyah lalu ia masuk Islam, hadits no. 2043)
2. SUNNAH: Pada 10 hari di akhir Ramadhan (berdasarkan hadits Aisyah no. 2026 di atas) & di bulan-bulan lainnya selain Ramadhan (berdasarkan hadits Amrah binti AbduRRAHMAN dari Aisyah ra, Fathul Bari’, Kitab I’tikaf, bab I’tikaf di bulan Syawwal, hadits no. 2041)
ZAMANUHU (Waktu memulai & mengakhirinya):
1. Untuk yang wajib karena nadzar, maka waktunya sesuai dengan yang dinadzarkan (lihat hadits Ibnu Umar no. 2043 di atas)
2. Untuk yang sunnah di bulan Ramadhan, maka masuk masjid saat shalat Shubuh pada hari ke-20 bulan Ramadhan (berdasarkan hadits Amrah binti AbduRRAHMAN, hadits no. 2041 di atas) dan keluar saat akan shalat Ied (berdasarkan semua hadits-hadits tentang jumlah hari i’tikaf di atas).
ARKANUHU (Rukun-rukun I’tikaf):
1. An-Niyyah (niat), berdasarkan firman ALLAH SWT QS Al-Bayyinah, 98:5 dan hadits Umar ra : Innamal a’malu bin niyyat.
2. Makanuhu (tempat i’tikaf): Di masjid (berdasarkan firman ALLAH SWT QS Al-Baqarah, 2:187), Imam Syafi’i lebih menyukai di mesjid jami’ & Imam Malik mensyaratkan harus di majid jami’, karena i’tikaf akan terputus jika orang tersebut keluar untuk shalat Jumat ke mesjid yang lain.
MAA YUSANNU LIL MU’TAKIF (Apa-apa yang disunnahkan pada orang yang i’tikaf):
1. Puasa (berdasarkan hadits-hadits di atas), pada selain bulan Ramadhan dibolehkan i’tikaf tanpa berpuasa (berdasarkan hadits Umar no. 2043 di atas)
2. Shalat malam baik berjama’ah maupun sendiri-sendiri (berdasarkan hadits Abu Hurairah, Fathul Bari, Kitab Shalat Tarawih, bab Keutamaan org yang melakukan Qiyam Ramadhan, hadits no. 2009)
3. Menanti lailatul qadar (berdasarkan hadits Abu Sa’id al-Khudri, Fathul Bari, Kitab I’tikaf, bab I’tikaf pada 10 yang akhir & i’tikaf di mesjid-masjid, hadits no. 2027)
4. Membaca al-Qur’an, berdasarkan firman ALLAH SWT pada surat Al-Baqarah (2) ayat 185 : “…bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”
5. Berdzikir, membaca tasbih, tahmid, takbir, tahlil, shalawat, istighfar (berdasarkan firman ALLAH SWT QS Al-Ahzab, 33:41 dan hadits Aisyah ra, Fathul Bari, Kitab )
6. Berdoa, berdasarkan Firman ALLAH SWT surat Al-Baqarah (2) ayat 186: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
MAA YUBAAHU LAHU (Apa-apa yang dibolehkan bagi yang i’tikaf):
1. Perbuatan-perbuatan yang mubah seperti mandi, berminyak wangi, mencukur rambut, berhias, disisir rambut oleh istri, mencuci rambut/keramas (Fathul Bari, Kitab I’tikaf, bab wanita haid menyisir rambut org yang i’tikaf, hadits no.)
2. Boleh bercakap-cakap dengan orang lain, berduaan dengan istri, ataupun karena ada keperluan keluar ke pintu mesjid atau kerumahnya, kemudian kembali lagi (berdasarkan hadits Shafiyyah ra, Fathul Bari, Kitab I’tikaf, bab Apakah orang yang i’tikaf boleh keluar untuk keperluannya ke pintu masjid, Hadits no. 2035 & no. 2038)
3. Wanita yang sedang istihadhah (mengeluarkan darah bukan karena haid) boleh ikut i’tikaf (berdasarkan hadits Aisyah ra, Fathul Bari’, Kitab i’tikaf, bab i’tikaf bagi wanita yang Mustahadhah, hadits no. 2037)
4. Orang yang i’tikaf boleh membatalkan i’tikafnya karena sesuatu hal yang penting (Fathul Bari’, Kitab i’tikaf, Bab Orang yang i’tikaf lalu tampak baginya keinginan untk keluar dr i’tikaf, hadits no. 2045)
5. Orang yang i’tikaf boleh membawa barang-barang yang diperlukan, seperti alas tidur ke dalam mesjid (Fathul Bari’, Kitab i’tikaf, Bab Orang yang keluar dari i’tikafnya di waktu shubuh, hadits no. 2040)
ALLAHu a’lam bish Shawab…
Semoga bermanfaat. Aamiin...
Selasa, 23 Agustus 2011
Sabtu, 06 Maret 2010
Keajaiban silaturahmi dan sedekah (Kisah Nyata dari Negeri Arab)
Assalamu'alaikum wr.wb.
Ba'da salam, tak lupa saya selalu mengajak untuk mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmad dan hidayahnya kepada kita semua. Sehingga pada kesempatan ini kita masih diberikan kesehatan lahir dan batin. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, shahabat,tabi'it-tabi'in dan para pengikutnya yang istiqomah hingga akhir jaman. Amin.
Pada kesempatan ini saya akan menceritakan sebuah kisah nyata dari Negeri Arab. Cerita ini saya peroleh dari ustadz yang mendapatkan milis dari temannya di Arab. Bagaimanakah ceritanya? marilah kita simak bersama-sama . . .
###
Di Negeri arab ada seorang laki-laki paruh baya, mapan, kaya raya, rakfat namanya. Suatu hari di tengah aktifitas hariannya dia merasakan sakit yang begitu hebatnya, kemudian dia berusaha mendapatkan kesembuhan dengan berobat ke dokter. Vonis dari dokter adalah rakfat mengidap penyakit "KANKER HATI". Di arab sudah semua rumah sakit ia datangi. Berbagai macam obat dari dokter penjuru negeri arab sudah ia minum. Namun ada apa gerangan? Rakfatpun tak kunjung sembuh. Rakfat hampir putus asa, hingga ada seorang laki-laki mendatanginya dan laki-laki itu mengatakan "pergilah ke negeri china, di sana ada obat mujarab dan dokter spesialis. Siapa tahu kamu bisa sembuh setelah berobat dari sana". Tanpa berpikir panjang, rakfat pun menyiapkan segala sesuatunya untuk pergi ke china. Dia pergi naik pesawat,setelah sampai china kemudian dicarilah rumah sakit dan nama dokter yang katanya hebat itu. Akhirnya tak lama kemudian ketemulah Rumah Sakit dam dokter yang dimaksud. Demikian percakapan sekilas antara dokter dengan rakfat ...
###
Rakfat : Alahmdulillah akhirnya saya menemukan anda dok. Saya sudah berobat di semua rumah sakit di negeri saya, namun panyakit saya tak kunjung sembuh.
dokter : memangnya anda sakit apa? coba saya periksa dulu ...
Rakfat : Silahkan dok, berapa pun biayanya nanti akan saya bayar.
dokter : Wah, benar!!! anda menderita sakit kanker hati, dan ini sudah sangat parah. Anda harus segera dioperasi. Bagaimana, apakah anda sudah siap?
Rakfat : Wah!!! operasi dok? Oke lah kalau memang harus operasi, saya siap. Eh, tapi ngomong-omong berapa prosentase kesembuhan saya dok? ada jaminan untuk sembuh ga?
dokter : ya... bisa Fifty-fifty!!! Kalau berhasil ya anda sembuh, tapi kalau gagal anda bisa mati. Bagaimana?
rakfat : kalau begitu saya mau balik ke arab dulu, setelah selesai urusannya saya akan segera kembali kesini. Babaimana?
dokter : wah, anda sudah terlalu parah. waktu anda tinggal sedikit anda harus segera dioperasi.
rakfat : ya udah, kira-kira umur saya berapa lama lagi dok? 1 bulan atau berapa?
dokter : wah, waktu anda hanya sekitar 2 hari lagi. Jika terlambat bisa fatal akibatnya.
rakfat : okelah kalau begitu, saya akan pulang 2 hari. kemudian setelah selesai urusan saya akan segera kembali kesini untuk menjalani operasi.
dan apa kira-kira keputusan dokter? dokter pun mengijinkan rakfat untuk pulang terlebih dahulu.
dokter : Baiklah, silahkan pulang dulu.
###
Rakfat pun akhirnya tiba di negeri arab, apa yang dia lakukan? Dia silaturahmi kepada keluarga, sanak saudara, teman, sahabat dan semua orang yang pernah dia kenal. Rakfat mengunjunginya satu persatu hingga semua mendapat jatah untuk didatangi. Di setiap orang yang ia datangi, rakfat selalu mengatakan bahwa: "Aku sekarang ini sudah tidak punya waktu banyak lagi,dokter memvonis bahwa aku mengidap kanker hati dan umurku tinggal dua hari ini. Semua yang kumiliki kini sudah tidak ada gunanya lagi. Maka dari itu aku memohon maaf kepada anda atas segala kesalahanku selama ini, baik yang saya sengaja maupun yang tidak saya sengaja".
Semua orang yang dia kunjungi merasakan kesihan dan akhirnya memberi maaf dan mendoakan rakfat agar sembuh.
###
Pada hari ke dua rakfat selesai berkunjung kesemua orang, kondisinya pun semakin lemah. Dia berjalan dipapah masuk mobil oleh supirnya, setelah masuk mobil dan sopir siap berangkat ke bandara untuk terbang ke china. Namun rakfat mencegah sopirnya, dari dalam mobil rakfat melihat seorang ibu kelihatan lusuh sedang sibuk mencari sesuatu. Kemudian rakfat keluar dari mobilnya dan mendatangi ibu tadi dan bertanya, "Wahai ibu, apa yang sedang anda lakukan disini?". Ibu itu menjawab:"Oh, anak muda. Alhamdulillah, Allah menunjukkan tempat dimana ada rizki buatku dan anak-anakku di rumah. Hari ini saya akan pesta dengan memasak daging yang aku peroleh. Anak-anakku pasti senang. Rakfat pun terdiam, dan berkata dalam hati :"sisa makanan sampah, tulang-belulang sisa daging yang dipendam mau dibuat pesta? untuk memberi makan anaknya? Ya Allah, apa yang terjadi di sini? sungguh sangat menyedihkan.
###
Rakfat bergegas masuk sebuah swalayan dekat ibu itu mengumpulkan sisi tulang-belulang dan sampah daging. Ditemuilah salah satu pelayan, rakfat berkata: "Wahai pelayan aku membeli daging 1 kg setiap hari selama setahun aku bayar kontan sekarang. Oh, sebentar 1 kg tidak cukup. Kalau begitu 2 kg selama satu tahun aku bayar kontan. Setelah ini berikan kepada ibu itu setiap hari 2 kg selama 1 tahun".
Pelayanpun menjawab: "Baik Pak, terima kasih banyak".
Rakfat keluar dari swalayan sambil membawa daging 2kg dan diberikan ibu tadi untuk dimasak hari ini. Ibu tadi berkata: "Alhamdulillah, Ya Allah ada rizki buatku hari ini." dan Ibu itu pun berdo'a untuk pemuda yang membelikan daging (rakfat): "Ya Allah semoga engkau berikan pemuda ini rizki yang cukup, umur yang panjang, kesehatan, keselamatan, ... " dan masih panjang sekali do'a yang dipanjatkan ibu tadi untuk rakfat.
###
Mendengarkan do'a ibu tadi, semangat hidup rakfat bangkit lagi, tubuhnya menjadi tidak lemas lagi. Setelah itu rakfat pamit, "karena masih ada urusan,maka saya mohon pamit ya bu."
Rakfat kembali masuk mobil dan siap ke bandara untuk terbang ke china. Setelah sampai china dan menemui dokternya.
Rakfat : Dokter, sekarang saya sudah siap 100% untuk operasi!
dokter : Oke, kita lakukan general cek up dulu sebelum melakukan operasi.
dan selang beberapa menit, keluarlah dokter dan membawa hasilnya.
"WOW!!! Sungguh ANEH TAPI NYATA!!! LUAR BIASA!!!
Belum pernah terjadi seperti sebelumnya!" demikian kata dokter.
rakfatpun bertanya, "ada apa dok?"
dokter menjawab : "Sungguh ANEH TAPI NYATA, anda dinyatakan SEMBUH TOTAL dari penyakit KANKER HATI".
Dokterpun masih menyimpan berjuta pertanyaan, mengapa bisa demikian?
"Apa yang anda lakukan selama 2 hari di negeri anda sehingga anda bisa sembuh total?" tanya dokter dengan heran.
rakfat: "Apa dok!!! Saya sembuh total??? Alhamdulillah...
Terima kasih Ya Allah ... (sambil sujud syukur)
Rakfat mulai menceritakan, bahwa selama 2 hari di arab dia telah silaturahmi kepada semua orang yang dia kenal, dia minta maaf dan di depan sebuah swalayan dia memberikan daging kepada ibu 2 kg stiap hari selama 1 tahun dan ia bayar kontan.
###
Demikian, cerita yang saya peroleh dari seorang ustadz. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari semua peristiwa di atas. Semoga kita semua termasuk orang yang dilindungi Allah SWT, selalu diberikan innayah dan hidayahNya. Amin.
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Ba'da salam, tak lupa saya selalu mengajak untuk mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmad dan hidayahnya kepada kita semua. Sehingga pada kesempatan ini kita masih diberikan kesehatan lahir dan batin. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, shahabat,tabi'it-tabi'in dan para pengikutnya yang istiqomah hingga akhir jaman. Amin.
Pada kesempatan ini saya akan menceritakan sebuah kisah nyata dari Negeri Arab. Cerita ini saya peroleh dari ustadz yang mendapatkan milis dari temannya di Arab. Bagaimanakah ceritanya? marilah kita simak bersama-sama . . .
###
Di Negeri arab ada seorang laki-laki paruh baya, mapan, kaya raya, rakfat namanya. Suatu hari di tengah aktifitas hariannya dia merasakan sakit yang begitu hebatnya, kemudian dia berusaha mendapatkan kesembuhan dengan berobat ke dokter. Vonis dari dokter adalah rakfat mengidap penyakit "KANKER HATI". Di arab sudah semua rumah sakit ia datangi. Berbagai macam obat dari dokter penjuru negeri arab sudah ia minum. Namun ada apa gerangan? Rakfatpun tak kunjung sembuh. Rakfat hampir putus asa, hingga ada seorang laki-laki mendatanginya dan laki-laki itu mengatakan "pergilah ke negeri china, di sana ada obat mujarab dan dokter spesialis. Siapa tahu kamu bisa sembuh setelah berobat dari sana". Tanpa berpikir panjang, rakfat pun menyiapkan segala sesuatunya untuk pergi ke china. Dia pergi naik pesawat,setelah sampai china kemudian dicarilah rumah sakit dan nama dokter yang katanya hebat itu. Akhirnya tak lama kemudian ketemulah Rumah Sakit dam dokter yang dimaksud. Demikian percakapan sekilas antara dokter dengan rakfat ...
###
Rakfat : Alahmdulillah akhirnya saya menemukan anda dok. Saya sudah berobat di semua rumah sakit di negeri saya, namun panyakit saya tak kunjung sembuh.
dokter : memangnya anda sakit apa? coba saya periksa dulu ...
Rakfat : Silahkan dok, berapa pun biayanya nanti akan saya bayar.
dokter : Wah, benar!!! anda menderita sakit kanker hati, dan ini sudah sangat parah. Anda harus segera dioperasi. Bagaimana, apakah anda sudah siap?
Rakfat : Wah!!! operasi dok? Oke lah kalau memang harus operasi, saya siap. Eh, tapi ngomong-omong berapa prosentase kesembuhan saya dok? ada jaminan untuk sembuh ga?
dokter : ya... bisa Fifty-fifty!!! Kalau berhasil ya anda sembuh, tapi kalau gagal anda bisa mati. Bagaimana?
rakfat : kalau begitu saya mau balik ke arab dulu, setelah selesai urusannya saya akan segera kembali kesini. Babaimana?
dokter : wah, anda sudah terlalu parah. waktu anda tinggal sedikit anda harus segera dioperasi.
rakfat : ya udah, kira-kira umur saya berapa lama lagi dok? 1 bulan atau berapa?
dokter : wah, waktu anda hanya sekitar 2 hari lagi. Jika terlambat bisa fatal akibatnya.
rakfat : okelah kalau begitu, saya akan pulang 2 hari. kemudian setelah selesai urusan saya akan segera kembali kesini untuk menjalani operasi.
dan apa kira-kira keputusan dokter? dokter pun mengijinkan rakfat untuk pulang terlebih dahulu.
dokter : Baiklah, silahkan pulang dulu.
###
Rakfat pun akhirnya tiba di negeri arab, apa yang dia lakukan? Dia silaturahmi kepada keluarga, sanak saudara, teman, sahabat dan semua orang yang pernah dia kenal. Rakfat mengunjunginya satu persatu hingga semua mendapat jatah untuk didatangi. Di setiap orang yang ia datangi, rakfat selalu mengatakan bahwa: "Aku sekarang ini sudah tidak punya waktu banyak lagi,dokter memvonis bahwa aku mengidap kanker hati dan umurku tinggal dua hari ini. Semua yang kumiliki kini sudah tidak ada gunanya lagi. Maka dari itu aku memohon maaf kepada anda atas segala kesalahanku selama ini, baik yang saya sengaja maupun yang tidak saya sengaja".
Semua orang yang dia kunjungi merasakan kesihan dan akhirnya memberi maaf dan mendoakan rakfat agar sembuh.
###
Pada hari ke dua rakfat selesai berkunjung kesemua orang, kondisinya pun semakin lemah. Dia berjalan dipapah masuk mobil oleh supirnya, setelah masuk mobil dan sopir siap berangkat ke bandara untuk terbang ke china. Namun rakfat mencegah sopirnya, dari dalam mobil rakfat melihat seorang ibu kelihatan lusuh sedang sibuk mencari sesuatu. Kemudian rakfat keluar dari mobilnya dan mendatangi ibu tadi dan bertanya, "Wahai ibu, apa yang sedang anda lakukan disini?". Ibu itu menjawab:"Oh, anak muda. Alhamdulillah, Allah menunjukkan tempat dimana ada rizki buatku dan anak-anakku di rumah. Hari ini saya akan pesta dengan memasak daging yang aku peroleh. Anak-anakku pasti senang. Rakfat pun terdiam, dan berkata dalam hati :"sisa makanan sampah, tulang-belulang sisa daging yang dipendam mau dibuat pesta? untuk memberi makan anaknya? Ya Allah, apa yang terjadi di sini? sungguh sangat menyedihkan.
###
Rakfat bergegas masuk sebuah swalayan dekat ibu itu mengumpulkan sisi tulang-belulang dan sampah daging. Ditemuilah salah satu pelayan, rakfat berkata: "Wahai pelayan aku membeli daging 1 kg setiap hari selama setahun aku bayar kontan sekarang. Oh, sebentar 1 kg tidak cukup. Kalau begitu 2 kg selama satu tahun aku bayar kontan. Setelah ini berikan kepada ibu itu setiap hari 2 kg selama 1 tahun".
Pelayanpun menjawab: "Baik Pak, terima kasih banyak".
Rakfat keluar dari swalayan sambil membawa daging 2kg dan diberikan ibu tadi untuk dimasak hari ini. Ibu tadi berkata: "Alhamdulillah, Ya Allah ada rizki buatku hari ini." dan Ibu itu pun berdo'a untuk pemuda yang membelikan daging (rakfat): "Ya Allah semoga engkau berikan pemuda ini rizki yang cukup, umur yang panjang, kesehatan, keselamatan, ... " dan masih panjang sekali do'a yang dipanjatkan ibu tadi untuk rakfat.
###
Mendengarkan do'a ibu tadi, semangat hidup rakfat bangkit lagi, tubuhnya menjadi tidak lemas lagi. Setelah itu rakfat pamit, "karena masih ada urusan,maka saya mohon pamit ya bu."
Rakfat kembali masuk mobil dan siap ke bandara untuk terbang ke china. Setelah sampai china dan menemui dokternya.
Rakfat : Dokter, sekarang saya sudah siap 100% untuk operasi!
dokter : Oke, kita lakukan general cek up dulu sebelum melakukan operasi.
dan selang beberapa menit, keluarlah dokter dan membawa hasilnya.
"WOW!!! Sungguh ANEH TAPI NYATA!!! LUAR BIASA!!!
Belum pernah terjadi seperti sebelumnya!" demikian kata dokter.
rakfatpun bertanya, "ada apa dok?"
dokter menjawab : "Sungguh ANEH TAPI NYATA, anda dinyatakan SEMBUH TOTAL dari penyakit KANKER HATI".
Dokterpun masih menyimpan berjuta pertanyaan, mengapa bisa demikian?
"Apa yang anda lakukan selama 2 hari di negeri anda sehingga anda bisa sembuh total?" tanya dokter dengan heran.
rakfat: "Apa dok!!! Saya sembuh total??? Alhamdulillah...
Terima kasih Ya Allah ... (sambil sujud syukur)
Rakfat mulai menceritakan, bahwa selama 2 hari di arab dia telah silaturahmi kepada semua orang yang dia kenal, dia minta maaf dan di depan sebuah swalayan dia memberikan daging kepada ibu 2 kg stiap hari selama 1 tahun dan ia bayar kontan.
###
Demikian, cerita yang saya peroleh dari seorang ustadz. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari semua peristiwa di atas. Semoga kita semua termasuk orang yang dilindungi Allah SWT, selalu diberikan innayah dan hidayahNya. Amin.
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Langganan:
Postingan (Atom)